Jumat, 30 Maret 2012

Beberapa sebab BBM naik

   BBM mau naik lagii...waaah..pasti merana nih buat kita yang isi dompetnya pas-pasan..hiks.. Gimana nih pendapat kalian tentang kenaikan BBM ini??(BBM bukan Bl***Ber**Messenger loh yah..hehe..) Pastinya ada yang pro dan kontra. Dan saya yakin banyak yang kontra ya! Tahu sendiri laahh..hidup di zaman ini aja sudah susah.. Mau nyari kerjaan aja sulit bukan main, pengangguran bukannya berkurang, malah bertambah. Apalagi kalau ditambah kenaikan BBM!!?
   Kita semua tahu, yang jadi masalah itu bukan kenaikan BBM-nya, tapi kenaikan harga pokok, harga sembako dikarenakan biaya alat transportasi yang naik. Otomatis semua barang bakal naik. Seandainya BBM naik, tapi kebutuhan pokok gak naik, saya pikir rakyat tenang-tenang aja. Toh rakyat miskin gak punya mobil, motor pun mungkin hanya sebagian saja. Secara tidak langsung, orang miskinlah yang dirugikan. Mereka memakai BBM cuma sedikit dibanding orang kaya yang banyak duit.hmmm...

   Salah satu sebab pemerintah menaikkan BBM, dikarenakan harga minyak mentah yang terus saja naik. Kita semua pasti sudah tahu ya, pada tahun 2011 lalu Indonesia menjadi contoh dalam pencegahan krisis moneter (banyak artikelnya deh kalau gak percaya). 
   Harga minyak mentah sebelum krisis, biasanya berada di sekitar 20-50 dollar AS per barrel. Minyak mentah sempat mencapai 147 dollar AS per barrel pada Juli 2008, tapi kemudian turun menjadi 40 dollar AS per barrel pada bulan September tahun yang sama. Pada Desember 2009 harga minyak mentah adalah 80 dollar AS per barrel. Pada medio April 2011 sempat menyentuh 112 dollar AS per barrel. Dan pada tanggal 28 Maret 2012 kemarin, harga minyak mentah adalah 103,33 dollar AS per barrel.
    Kita tahu bahwa dunia telah merasakan krisis sejak tahun 2008 dimana minyak mentah sempat mencapai 147 dollar AS per barrel. Tapi kita gak pernah sadar bahwa kita tuh nyaman-nyaman aja ketika seluruh warga dunia panik..gak ada keresahan apa-apa karena pemerintah berhasil mencegah krisis. Padahal di Amerika pengangguran meningkat tajam, Eropa pun begitu. 
   Memang benar kata pepatah, "Gajah di depan mata, gak kelihatan. Semut di sebrang pulau kelihatan" atau "karena nila setitik, rusak susu sebelanga". Kerja keras pemerintah yang begitu besar, sehingga kita tidak merasakan krisis disaat negara lain kesusahan, gak kelihatan.. tapi begitu sekarang pemerintah mau menaikkan BBM, kayaknya ga ada kebaikan apapun yang telah dilakukan pemerintah. hehe..
   Apakah pemerintah perlu menaikkan BBM atau tidak,saya gak tahu. Karena ketika minyak mentah naik drastis di tahun 2008 pun, BBM naik. Tapi ketika itu, BBM yang naik lalu turun lagi. Kalau sekarang kan BBM naik dan steady/ bertahan di angka tinggi. Namun yang saya cermati, seharusnya kita tidak perlu sampai begini kalau Indonesia sudah bisa memproduksi minyak mentah sendiri. Apakah kita ragu dengan minyak mentah di Indonesia? Tentu tidak kan. Makanya pemerintah jangan menjual hak pengelolaan minyak mintah kepada pihak asing. Itu salah pemerintah.
   Selain itu masih banyak sekali hal-hal yang bisa dilakukan selain menaikkan BBM. Menurunkan gaji menteri misalnya..(hehe..) mengurangi anggaran DPR, dll. Istilahnya mah, "Kalau rakyat sudah makan enak, baru pimpinan makan enak" seperti yang diterapkan Rasulullah dan para Sahabat. Jangan pemimpin makan enak, paling duluan. Kalau kelaparan, paling terakhir. (ckck..mirip para pemimpin kita sekarang)
   Lalu bagaimana menurut anda?? kalau menurut saya, kalau memang harga minyak mentah yang sudah steady di harga yang mahal, mau gimana lagi!? Daripada ekonomi negara kita hancur?? Tapi saya berharap pemerintah mau membuat rencana jangka panjang, jangan sampai hal ini terjadi kembali. Misalnya dengan mendukung pengrajin yang kurang modal yang biasanya diekspor ke luar negeri, memproduksi sendiri minyak mentah bukan dikelola pihak asing, memberantas korupsi (karena lebih baik dipakai buat subsidi), dll.hehe..
   Alhamdulillah naiknya BBM ditunda. Semoga saja harga minyak mentah tidak terus naik. Dengan begitu harga BBM tidak akan naik. Amiiinn...
  
Walau saya juga masih bisa berbicara, belum bisa berbuat, semoga tulisan saya ini bermanfaat. Amiin..



Reaksi:

0 komentar:

Poskan Komentar

Berikan komentar anda..

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...