Rabu, 14 Desember 2011

TUT WURI HANDAYANI

   Buat yang pada lupa sama apa sih arti TUT WURI HANDAYANI??? terutama para guru...yuk..kita ngulik sedikit..
  
   ING NGARSO SUNG TULODO
   ING MADYA MANGUN KARSO
   TUT WURI HANDAYANI



   yaahh...kita emang sering mendengar nih kata-kata Tut Wuri Handayani...hhmmm...dimana ya???oohh..di dasi anak sekolahan..hehe... tapi apa artinya ya???



   Kata-kata ini adalah perkataan Ki Hajar Dewantara. Ki Hajar Dewantara adalah pelopor pendidikan bangsa Indonesia yang mendirikan Taman Siswa, suatu lembaga pendidikan yang memberikan kesempatan bagi para pribumi jelata untuk bisa memperoleh hak pendidikan seperti halnya para priyayi maupun orang-orang Belanda.


   Tanggal kelahiran Ki Hajar Dewantara kini diperingati sebagai Hari Pendidikan Indonesia pada tanggal 2 Mei. Ia dilahirkan pada tahun 1889, dan meninggal pada tanggal 26 April 1959 di umurnya yang ke- 69 tahun. Ia juga dikukuhkan sebagai Pahlawan Nasional ke-2 oleh presiden Soekarno pada tahun 1959. 
   Nama aslinya sendiri adalah Raden Mas Soewardi Soerjaningrat. Dan sejak 1922 ia mengganti namanya menjadi Ki Hajar Dewantara. Ia tidak lagi menggunakan gelar kebangsawanan (Raden Mas) di depan namanya. Hal ini dimaksudkan supaya ia dapat bebas dekat dengan rakyat, baik secara fisik maupun jiwa.
   
   Nah...adapun semboyannya yang terkenal adalah :
   ING NGARSO SUNG TULODO      
= Kalau di depan, memberikan contoh
   ING MADYA MANGUN KARSO    
= Kalau di tengah, bekerja keras
   TUT WURI HANDAYANI                 
= Di belakang, memberi dukungan

   Maksudnya..sebagai guru/ manusia pada umumnya..kalau di depan, berikan contoh yang baik. Misalnya para pemimpin, Guru, Presiden, Anggota MPR/DPR, dll. Sedangkan kalau kita ada di kategori yang ke-2, maka kita harus berjuang keras. Misalnya Guru lagi..para pejuang, pekerja, dll. Dan apabila kita hanya mampu ada di belakang. Maka seharusnya kita memberikan dukungan. Misalnya Guru lagi..Orang yang berduit, para ibu dan anak-anak (dalam perperangan), dll.
   Jangan sampai kita tidak ada di dalam salah satu kategori itu...bukannya membantu, malah bikin runyam, bikin panas, merusak dari dalam.

   Weww...betapa hebat pahlawan-pahlawan kita...tanpa pamrih membantu negara..seperti sebuah iklan di TV. Jangan memikirkan apa yang Negara berikan kepada kita, tapi pikirkanlah apa yang telah kita berikan kepada negara...


   Semoga bermanfaat...

Reaksi:

0 komentar:

Poskan Komentar

Berikan komentar anda..

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...